{"id":17,"date":"2026-04-26T12:15:00","date_gmt":"2026-04-26T12:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/afrisoft.net\/?p=17"},"modified":"2026-04-26T12:29:53","modified_gmt":"2026-04-26T12:29:53","slug":"sam-altman-minta-maaf-tak-laporkan-akun-chatgpt-pelaku-tumbler-ridge","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/afrisoft.net\/?p=17","title":{"rendered":"Sam Altman minta maaf tak laporkan akun ChatGPT pelaku &#8220;Tumbler Ridge&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"344\" height=\"319\" src=\"https:\/\/afrisoft.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-18\" srcset=\"https:\/\/afrisoft.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1.png 344w, https:\/\/afrisoft.net\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-1-300x278.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 344px) 100vw, 344px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>CEO OpenAI Sam Altman secara resmi meminta maaf karena tidak memberi tahu polisi mengenai percakapan ChatGPT yang mengkhawatirkan dari akun milik tersangka penembakan mematikan di Tumbler Ridge, British Columbia, Kanada yang terjadi dua bulan lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip dari Engadget, Minggu, sebelum insiden itu terjadi, OpenAI telah memblokir akun milik terduga penembak, Jesse Van Rootselaar, karena melanggar kebijakan penggunaan akibat adanya potensi kekerasan di dunia nyata.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya sangat menyesal karena kami tidak memberi tahu aparat penegak hukum mengenai akun yang diblokir pada Juni,\u201d tulis Altman dalam sebuah surat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMeski saya tahu kata-kata tidak akan pernah cukup, saya percaya permintaan maaf diperlukan untuk mengakui kerugian dan kehilangan yang tidak dapat dipulihkan yang dialami komunitas Anda,&#8221; tambah dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Altman, dalam surat yang dipublikasikan secara penuh oleh surat kabar lokal <a href=\"http:\/\/ngaktidur.online\" data-type=\"link\" data-id=\"ngaktidur.online\"><strong>Tumbler RidgeLines<\/strong><\/a> itu, menyatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan Wali Kota Tumbler Ridge Darryl Krakowa dan Perdana Menteri British Columbia David Eby, serta sepakat bahwa \u201cpermintaan maaf secara terbuka diperlukan, namun waktu juga dibutuhkan untuk menghormati komunitas yang sedang berduka.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Eby, yang juga menyoroti surat Altman dalam unggahannya di X, setuju bahwa \u201cpermintaan maaf itu diperlukan,\u201d tetapi menambahkan bahwa hal itu \u201csangat tidak cukup dibandingkan dengan kehancuran yang dialami keluarga-keluarga di Tumbler Ridge.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Ke depan, Altman menegaskan kembali dalam surat tersebut bahwa OpenAI akan \u201cmencari cara untuk mencegah tragedi seperti ini di masa depan\u201d dan bekerja sama dengan seluruh tingkatan pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Komitmen terbaru Altman ini melanjutkan surat sebelumnya dari Wakil Presiden Kebijakan Global OpenAI Ann O\u2019Leary, yang menyatakan bahwa perusahaan akan memberi tahu pihak berwenang jika menemukan ancaman yang \u201csegera dan kredibel\u201d dalam percakapan <a href=\"http:\/\/tisumerahjambu.site\" data-type=\"link\" data-id=\"tisumerahjambu.line\"><strong>ChatGPT<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CEO OpenAI Sam Altman secara resmi meminta maaf karena tidak memberi tahu polisi mengenai percakapan ChatGPT yang mengkhawatirkan dari akun milik tersangka penembakan mematikan di Tumbler Ridge, British Columbia, Kanada yang terjadi dua bulan lalu. Dikutip dari Engadget, Minggu, sebelum insiden itu terjadi, OpenAI telah memblokir akun milik terduga penembak, Jesse Van Rootselaar, karena melanggar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-17","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28,"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17\/revisions\/28"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/afrisoft.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}